Kerudung

Alkisah, di suatu pesantren ada seorang Kiai yang terkenal

karena itu hampir setiap hari ada saja tamu yang datang minta nasehat

setiap ada tamu datang, Kiai itu minta ditemani dua orang murid

satu murid, sebut saja Alif, selalu menemani gurunya menemui tamunya

dan ada satu murid lain bergantian menemani Alif.

Suatu hari datang tamu, seorang wanita, dengan pakaian seronok datang

udelnya kelihatan

betisnya yang putih dipamerkan

dada dan punggungnya yang mulus dibiarkan terkena angin bebas

lehernya yang jenjang diperlihatkan

rambut indah panjang terurai

pak Kiai menemuinya ditemani Alif dan Badu muridnya

nasehatnya adalah : “Kalau lain kali ke sini lagi, tutuplah udelmu nak ”

Sebulan berlalu, si wanita datang lagi

kali ini giliran Alif dan Doni menemani pak Kiai

pak kiai memberi wejangan: “Kasihan betismu nak, tutuplah kalau lain kali kesini lagi”

Si wanita datang lagi

kali ini giliran Alif dan Eko menemani pak Kiai

kata pak Kiai:” Agar tidak mudah masuk angin, kalau keluar rumah, tutuplah dada dan punggungmu nak”

Si wanita minta nasehat lagi

kali ini giliran Alif dan Fajar ikut menemui

pak Kiai berkata:” Sekarang harga kain murah, jangan terlalu hemat kain, pakailah baju yang sedikit longgar dan tidak terlalu ketat”

Si wanita tidak bosan datang minta nasehat

kali ini giliran Alif dan Rulan menemani pak Kiai

Nasehat pak Kiai: “Alangkah baiknya, bila lehermu yang jenjang itu hanya dilihat oleh suami dan mukhrim-mu”

Si wanita datang lagi bersama calon suaminya

kali ini giliran Alif dan Ganjar ikut menemui

pak Kiai memberi wejangan:” Gunakanlah kerudung, menutupi rambut sampai dadamu, Semoga Allah SWT meridhai pernikahan kalian berdua”

Maka

Badu berpendapat, perempuan boleh berpakaian bebas, asal udelnya tidak kelihatan

Doni tidak berani memperhatikan betis perempuan di jalanan

Eko takut melihat pameran dada dan punggung wanita di layar televisi

Rulan berpendapat bahwa pak Kiai tidak mewajibkan perempuan pakai jilbab, yang penting berpakaian sopan saja.

Ganjar berpendapat sebaliknya dengan Rulan

Hanya Alif, yang paham bahwa perempuan muslimah mesti pakai kerudung, dan yang lebih penting lagi adalah: tidak sekedar hanya sebagai penutup rambut saja

* (Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak daripadanya, dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung (penutup rambut)nya ke dadanya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara mereka , atau putra-putra saudara-saudara mereka , atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau pelayan dan anak-anak kecil yang belum mengerti tentang aurat wanita ………………..

Al Qur’an – Surat An Nuur, ayat 31)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d bloggers like this: